Beethoven: 7 Kenyataan Tentang Kejeniusan Musik

  • Sekte di Jepang

Momen yang membuat merinding semenjak tahun 1983. Pada akhir tahun 2016, paduan suara yang terdiri dari 10. 000 orang Jepang menyanyikan karya Beethoven Simfoni Nomor. 9 di dasar arahan konduktor populer, Yutaka Sado. Mayoritas dari mereka bukan penyanyi handal, sehingga wajib menggelar latihan sepanjang sebagian bulan.

Kamu bisa lihat juga >> 20+ BEST PRINTABLE COLORING PAGES ADULTS FREE

Pada Perang Dunia Awal tahun 1918, tawanan perang dari Jerman menyanyikan” Ode to Joy” di hadapan tentara Jepang di Kamp Bando. Semenjak dikala itu, Jepang sangat bersemangat dengan karya Beethoven serta menyebutnya karya yang besar.

  • Pecinta Alam

Beethoven kerap menghilangkan diri ke pinggiran Wina, Austria.” Rungu malangku tidak menyusahkan aku di mari. Keheningan hutan yang manis!” Dia mendedikasikan Simfoni keenam buat alam:” Simfoni pastoral, ataupun ingatan kehidupan pedesaan. Lebih banyak ekspresi sensasi daripada melukis” merupakan judul lengkap dari karya itu. Pecinta alam ini betul- betul menelusuri bentang alam serta pengalaman tertentu dikala menulis.

Beethoven memanglah secara konkret menyebut nama- nama alam dalam komposisinya, semacam” Panorama alam di Kali”,” Kebersamaan Orang- Orang Pedesaan yang Lucu”,” Badai Petir” ataupun” Lagu Gembala”. Ini bukan deskripsi yang abstrak, namun secara eksplisit terdengar: orkestra meniru panggilan burung serta mengoceh, memainkan tarian petani ataupun mengamuk semacam badai petir.

  • Seluruh berduka di pemakaman

Banyak seniman yang populer sehabis mereka wafat dunia. Tetapi tidak demikian halnya Beethoven, komposer pop pada masanya. Dekat 20 ribu orang ataupun setara dengan separuh dari populasi kota terpencil di Wina mendatangi pemakamannya. Anak sekolah diliburkan sampai anggota militer mengurus proses pemakaman. Peti mati Beethoven diiringi oleh musisi serta artis- artis ternama di Wina, tercantum Franz Schubert. Pada dikala dimakamkan, penyair Franz Grillparzer menulis pidato perpisahan mengharukan yang setelah itu diberikan kepada aktor Heinrich Anschütz.

  • Salam musik buat makhluk luar angkasa

Semacam yang Kamu ketahui, seluruhnya bermuara pada kesan awal. Seandainya mahluk angkasa luar berhubungan dengan manusia buat awal kalinya, apa yang wajib mereka pelajari tentang kita? Pasti saja musik Beethoven! Semenjak 1977, wahana antariksa” Voyager 1″ serta” Voyager 2″ sudah terletak di luar angkasa. Di antara 27 judul lagu dari bermacam musisi yang dibawa ke luar angkasa, terdapat 2 karya Beethoven( Simfoni kelima, bagian ke- 1 serta Kuartet Perlengkapan Musik Gesek Nomor. 13 dalam B- mol, op. 130, bagian ke- 5).

  • Lagu Eropa

Beethoven pasti tidak hendak bermimpi kalau pada tahun 1972, Dewan Eropa mendeklarasikan” Ode to Joy”, bagian terakhir dari Symphony ke- 9, jadi lagu formal dari 512 juta masyarakat negeri Uni Eropa hari ini. Konduktor hebat Herbert von Karajan yang ditugaskan buat mengendalikan bar 140 sampai 187 dari Beethovens Finale buat perlengkapan musik tiup. Nyanyian pujian ini tidak memerlukan bacaan, bertolak dari kepribadian multibahasa Uni Eropa serta upaya diplomatik yang kesimpulannya menetapkan tidak memakai bahasa apa juga.

Tetapi, semangat bacaan asli yang berasal dari sajak Friedrich Schiller, senantiasa terasa.” Dengan Ode to Joy, Schiller mengatakan visi idealisnya kalau seluruh orang bisa jadi kerabat, suatu visi yang pula disandang Beethoven,” kata web website Uni Eropa.” Tanpa perkata, cuma dalam bahasa musik umum, itu mengekspresikan nilai- nilai kebebasan, perdamaian, serta solidaritas Eropa.”

  • Beethoven- Sound yang bersejarah

Musik Beethoven sudah bertahan sepanjang 200 tahun terakhir. Namun gimana awal mulanya terdengar?

Kamu juga bisa cek >> 15+ FOR COLORING PAGES ADULTS

Pada waktu itu, instrumen bekerja secara berbeda serta posisi pertunjukan pula mempunyai suara serta resonansi badan yang berbeda dari bangunan philharmonic dikala ini. Vienna Academy Orchestra sudah melaksanakan ekspedisi sejauh waktu semenjak 2014: musik dimainkan di posisi asli dikala pertunjukan awal. Dalam tiap perinci:” RESOUND Beethoven” memosisikan orkestra, paduan suara, serta pemirsa di aula memiliki semacam Vienna Hofburg.

  • Perkata terakhir

” Schade, schade, zu spät!” Sayang, sayang, telah terlambat, Seperti itu perkata terakhir Ludwig van Beethoven yang diucapkannya pada ranjang kematiannya tahun 1827. Apa yang ia sayangkan? Bukan berakhirnya aktivitas ia bagaikan komposer, melainkan kiriman minuman anggur yang ditunggunya serta belum pula hingga. Beethoven diketahui bagaikan peminum berat, sebagian sumber berkata kalau ia minum 3 botol anggur satu hari.( ha/ hp)