Cara Merawat Produk Dari Bahan Kulit

Secara umum, berbagai produk menggunakan kulit masih populer. Pemasok dari berbagai daerah bersaing satu sama lain untuk menjual berbagai produk kulit, menarik perhatian semua pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya. Tidak seperti tas acara untuk tas konferensi, seperti produsen tas seminar yang menggunakan bahan selain kulit, biaya produksinya rendah. Tetapi tidak jarang orang memesan kulit.

Ada sejumlah pajangan produk di banyak pameran, dan ada toko yang menjual produk yang terbuat dari kulit sapi dan domba. Dimulai dengan jaket, dompet, tas, sepatu, topi, dan gesper yang terbuat dari kulit 100% dari Kediri dan Yogyakarta.

Ketika memilih jenis kulit yang tepat untuk produk yang diproduksi, kualitasnya pasti kualitas terbaik dengan pola yang baik dan jahitan yang halus. Banyak tempat produksi dan konveksi menerima pesanan untuk tas dan sepatu dari berbagai kota.

Pemasok dari berbagai daerah bersaing satu sama lain untuk menjual berbagai produk kulit, menarik perhatian semua pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya. Beberapa penyewa menjual produk yang terbuat dari kulit sapi dan domba. Mulai dengan jaket, dompet, tas, sepatu, topi, ikat pinggang, dan gunakan kulit Kediri dan Yogyakarta 100%.

Namun, dalam semua konsekuensi dari menghasilkan kulit, benang, sepatu, dan tas, perhatian harus diberikan untuk memastikan bahwa tidak ada jamur yang terlihat setiap saat. Jika tidak diobati, komponen kulit mudah rusak oleh jamur. Ini karena harganya sangat mahal dan modelnya sulit dipulihkan.

Berikut adalah beberapa tips untuk memangkas produk kulit dan cara mempromosikan pembentukan: termasuk menghilangkan jamur, menjaga dompet dan sepatu. Seperti yang Anda tahu, jamur dapat tumbuh di lingkungan dengan kelembaban tinggi, hidup di negara tropis, dan meningkat selama musim hujan.

Pada langkah selanjutnya, perhatikan komposisi kulit.

  1. Produk kulit selalu terlindung dari interaksi dengan air, jika terkena hujan, segera bersihkan dengan air dengan kain lembut dan segera keringkan.
  2. Mengurangi kemungkinan paparan sinar matahari pada produk kulit. Mudah melukai kulit.
  3. Saat menyimpan produk kulit di dalam lemari, Anda bisa menambahkan agen higroskopis atau silikon dan memasukkannya ke otak untuk mengurangi terjadinya jamur.
  4. Gunakan kantong debu atau kantong kain non-plastik.
  5. Saat menyimpan produk Anda, periksa tas / sepatu / jaket Anda secara rutin setidaknya setiap dua minggu.
  6. Buka kasing secara teratur atau lepaskan produk kulit untuk memastikan sirkulasi udara dan mencegah jamur.
  7. Bersihkan loker tempat debu atau bug hidup.
  8. Setelah produk berbasis kulit mulai mengeras, Anda bisa melembutkannya dengan body lotion.

Jika kulit Anda terkena jamur dan debu, lihat tips di bawah ini.

  1. Jangan gunakan tisu basah untuk membersihkan dan membersihkan dompet Anda. Gunakan spons lembut atau kain bersih.
  2. Bersihkan permukaan berjamur dengan kain lembut. Jika ada bintik-bintik putih di tas, bersihkan dengan sikat lembut. Lalu bersihkan dengan kain kering yang lembut.
  3. Gunakan sabun khusus (sabun pelana) untuk kulit atau krim pembersih khusus untuk kulit. Untuk memoles, bersihkan permukaan tas dengan kain lembut.
  4. Dengan lembut usap kotoran di sepanjang serat kulit. Hindari memukul lembah.
  5. Setelah debu menghilang, jangan biarkan tas atau dompet terkena sinar matahari langsung dan alami.
  6. Anda dapat menggunakan bahan-bahan dapur atau bahan-bahan alami, tetapi cobalah dulu bahan-bahan dapur di ruang rahasia yang lebih kecil. Jus lemon baik untuk menghilangkan luka. Menggunakan cuka bisa membuat kulit Anda terlihat cantik. Minyak alami, seperti minyak zaitun dan minyak kelapa, juga membantu menjaga kulit bersinar.